Kata-kata Donald Trump tersebut dikeluarkan pada latar belakang Gedung Putih menyarankan bahwa pemimpin dua negara mungkin akan melakukan pembicaraan telepon pada pekan ini dan gerak-gerik ini menimbulkan harapan bahwa kedua pihak bisa meredakan ketegangan dan mempercepat perundingan tentang satu kesepakatan perdagangan antara dua perekonomian terbesar di dunia.
Tiongkok merupakan negara yang dikenakan tarif tertinggi oleh AS, yaitu sebesar 145%, dan negara ini telah memberikan balasan dengan mengenakan tarif sebesar 125% terhadap barang-barang dari AS. Kedua negara telah sepakat untuk menunda penerapan tarif hingga tanggal 9 Juli guna membuka jalan bagi proses perundingan.
