Di pernyataannya, Hamas akan segera membebaskan semua sandera dan Israel menarik serdadunya ke garis perbatasan yang telah disetujui sebelumnya. Ini menjadi langkah pertama untuk menuju perdamaian yang kuat, berkesinambungan dan bersifat permanen.

Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu dalam pernyataannya di media sosial menyampaikan bahwa pemerintahan negara ini akan cepat memulangkan semua sandera. Di pihak Hamas, menurut harian al-Mayadeen yang berhubungan dengan Gerakan Hezbollah di Lebanon, setelah Hamas menerima kesepakatan gencatan senjata di Jalur Gaza, kesepakatan ini segera ditandatangani pada tgl 09 Oktober.

Sebelumnya, pada tgl 08 Oktober, Presiden Mesir, Abdel Fattah el-Sisi memberitahukan bahwa dia telah menyampaikan surat undangan kepada Presiden AS, Donald Trump untuk menghadiri upacara penandatanganan kesepakatan perdamaian apabila semua negosiasi disukseskan.