Panorama pembicaraan. Foto: VOV |
Dalam pembicaraan ini, dua kepala negara menilai bahwa hubungan Vietnam-Hungaria berkembang positif di banyak bidang, terutama sejak dua negara meningkatkan hubungan menjadi Kemitraan komprehensif pada tahun 2018, di antaranya kerja sama ekonomi terus menjadi titik cerah.
Ketika membahas orientasi dan langkah penting untuk mendorong hubungan dua negara, kedua pemimpin sepakat terus memperkuat kontak dan pertukaran delegasi berbagai tingkat, khususnya tingkat tinggi, di semua kanal Partai, Negara, Pemerintah, Parlemen dan silaturahmi rakyat.
Tentang perdagangan-investasi, kedua pihak sepakat lebih mengembangkan peranan Komite Gabungan tentang kerja sama ekonomi, memacu berbagai kementerian, instansi, daerah dan badan usaha dua negara menggelar secara efektif Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa (EVFTA), dll. Presiden Luong Cuong meminta Hungaria supaya terus membantu mendorong negara-negara Uni Eropa lain untuk segera meratifikasi Perjanjian Proteksi Investasi Vietnam-Uni Eropa (EVIPA), mendukung Komisi Eropa segera mencabut “kartu kuning” IUU terhadap hasil laut ekspor Vietnam.
Kedua pemimpin juga menganggap bahwa perlu memperhebat kerja sama secara efektif di semua bidang tradisional, yang meliputi pendidikan-pelatihan, pertahanan-keamanan, sains teknologi, pertanian, kedokteran, farmasi, kebudayaan, pariwisata, silaturahmi rakyat; bersamaan itu mendorong perluasan kerja sama di bidang-bidang baru seperti: transformasi digital, teknologi informasi, lingkungan, pengelolaan sumber daya air.
Kedua pihak sepakat akan terus berkoordinasi erat dan saling mendukung di forum-forum multilateral, khususnya di Perserikatan Bangsa-Bangsa, turut bersinergi memecahkan tantangan-tantangan global.
Presiden Luong Cuong dan Istri beserta Presiden Hungaria, Hulyok Tamas dan Istri. Foto: VOV |
Pada siang hari yang sama, setelah pembicaraan tersebut, Presiden Luong Cuong dan Istri telah memimpin resepsi yang khidmat untuk Presiden Hungaria, Hulyok Tamas dan Istri.


