Presiden Luong Cuong berbicara di depan simposium tersebut (Foto: VOV) |
Di depan simposium tersebut, Presiden Luong Cuong memberitahukan bahwa Vietnam merupakan salah satu di antara 32 perekonomian papan atas dengan nilai perdagangan yang berada dalam Top 20 dunia, telah menandatangani 17 Perjanjian Perdagangan Bebas generasi baru, membangun satu jaringan konektivitas erat dengan lebih dari 60 persekonomian besar di kawasan dan di dunia.
“Untuk mencapai semua target tersebut, kami telah mengeluarkan banyak kebijakan bantuan yang paling menonjol ialah menerobos tiga proses penting. Pertama, melakukan terobosan institusi. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, melakukan terobosan dalam membangun infrastruktur secara modern dan sinkron. Kami sudah dan sedang dengan gigih melaksanakan resolusi mengenai aparat dalam sistem politik menurut arah yang ramping, kuat, beraktivitas secara berhasil-guna dan berdaya-guna”.
Pada hari yang sama, Presiden Vietnam, Luong Cuong menerima Senator Chris Coons, Anggota senior Komisi Luar Negeri dari Senat AS, dan menerima legislator Brian Mast, Ketua Komisi Luar Negeri dari DPR AS serta legislator Young Kim, Ketua Subkomisi Indo-Pasifik.
Pada sore hari yang sama, Presiden Luong Cuong menerima Perdana Menteri Bulgaria, Rosen Zhelyazkov; melakukan pertemuan dengan Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa.

