Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (KS PKV), Presiden Vietnam, To Lam lahir pada 10 Juli tahun 1957 di Kecamatan Nghia Tru, Provinsi Hung Yen.
Ia adalah anggota KS PKV Angkatan XI, XII, XIII dan XIV, anggota Politbiro KS PKV Angkatan XII, XIII dan XIV, serta anggota Majelis Nasional (MN) Vietnam, Angkatan XIV, XV, dan XVI.
Sebelum diangkat menjadi Menteri Keamanan Publik Vietnam sejak April 2016, dia telah memikul jabatan sebagai Wakil Menteri Keamanan Publik Vietnam selama 4 tahun.
Pada tahun 2019, dia diberikan angkat Jenderal.
Pada Mei tahun 2024, Ia terpilih oleh MN menjadi Presiden Negara Vietnam, tiga bulan lagi terpilih oleh KS PKV Angkatan XIII menjadi Sekjen KS PKV. Ia sekaligus memikul dua jabatan dalamwaktu singkat, setelah itu mengemban jabatan sebagai Sekjen mulai Oktober tahun 2024 hingga sekarang.
Sekjen To Lam dan KS PKV serta Politbiro telah memimpin dan memberlakukan beberapa kebijakan besar, menargetkan sampai tahun 2030 Vietnam menjadi negara berkembang yang memiliki industri modern, berpendapatan tinggi menengah, hingga tahun 2045 menjadi negara maju yang berpendapatan tinggi.
Ia berulang kali menekankan tuntutan menetapkan pola pertumbuhan baru, menjadikan sains-teknologi, inovasi kreatif dan transformasi digital sebagai motivasi penggerak utama bagi pembangunan yang pesat dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Sekjen To Lam, Vietnam mengatur dan meramping aparatur di seluruh negeri. Pada tahun 2025, banyak badan telah digabung, badan simpuls dipangkas secara drastis Di seluruh negeri dari 63 provinsi dan kota dikurangi menjadi 34 provinsi dan kota, jumlah kecamatan menjadi total 3.321, menghapuskan tingkat distrik/kabupaten. Seiring dengan itu, beberapa Resolusi Politbirio diberlakukan, terkait dengan pengembangan sains-teknologi, ekonomi swasta, kebijakan pengaman sosial, kebudayaan dan penyempurnaan kelembagaan hukum.
Sekjen To Lam juga membimbing pengataan pekerjaan pencegahan dan pemberantasan korupsi dan pemborosan dengan tuntutan yang tidak ada area terlarang, tidak ada kecualiaan, sekaligus menjamin prinsip supremasi hukum. Di sektor hubungan luar negeri, Sekjen To Lam melakukan beberapa perlawatan, turut mendorong dan meningkatkan hubungan Vietnam dengan beberapa negara dan organisasi internasional. Di antaranya mengunjungi Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Indonesia, Singapura dan menghadiri berbagai kegiatan di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
KS PKV Angkatan XIII di bawah kepemimpinan Sekjen To Lam telah menyiapkan dan menyelenggarakan dengan sukses Kongres Nasional XIV PKV pada awal tahun 2026. Kongres tersebut telah memilih 200 Anggota KS PKV. KS PKV angkatan baru memilih 19 Anggota Politbiro Angkatan XIV dan memilih To Lam terus memikul jabatan sebagai Sekjen.
