Presiden Volodymyr Zelensky mengeluarkan pernyataan tersebut dalam konteks Rusia dan Ukraina sedang berselisih mengenai pertukaran jenazah serdadu dan tahanan perang. Kalangan otoritas Rusia, pada Sabtu (7 Juni), memberitahukan bahwa Ukraina secara mendadak menunda tanpa batas waktu penerimaan jenazah serdadu dan pertukaran tahanan perang, sementara itu Ukraina membantah informasi ini. Rusia mengumumkan bahwa iringan mobil pertama yang membawa 1.212 jenazah serdadu Ukraina telah tiba di tempat pengumpulan di daerah perbatasan, sesuai dengan kesepakatan kemanusiaan yang dicapai di Istanbul baru-baru ini. Rusia menegaskan siap melaksanakan kesepakatan terkait dengan penyerahan jenazah serdadu Ukraina dan pertukaran tahanan perang antara dua belah pihak.