Ilustrasi. Foto: Xinhua/VNA

Pernyataan ini dikeluarkan hanya beberapa jam setelah ada kabar bahwa Ukraina telah menderita serangan berskala terbesar sejak merebaknya konflik dengan Rusia lebih dari tiga tahun lalu, yang mengakibatkan sedikitnya dua orang tewas, 15 orang lain luka-luka dan gedung pemerintah di ibu kota Kiev terkena serang.

Negara-negara sekutu Amerika Serikat (AS) selama ini telah mengimbau Presiden AS, Donald Trump untuk memperketat sanksi terhadap Rusia karena negara ini terus menyerang Ukraina, tetapi Presiden Donald Trump menegaskan akan menggunakan dialog untuk menghentikan konflik. Namun, ketika berbicara di depan kalangan pers pada tgl 7 September, Presiden Donald Trump memberitahukan siap melaksanakan sanksi-sanksi terhadap Rusia.