Pada pertemuan tersebut, Sekjen To Lam dan Presiden Gitanas Nauseda telah membahas beberapa arahan dan langkah besar untuk mendorong hubungan persahabatan tradisional antara Vietnam dan Lituania melalui penguatan pertukaran delegasi, kontak tingkat tinggi dan berbagai tingkat, meningkatkan kerja sama di bidang-bidang ekonomi-perdagangan, pertahanan-keamanan, sains teknologi, inovasi kreatif, pertanian, tenaga kerja dan sebagainya. Kedua pemimpin menegaskan pentingnya penguatan pertukaran dan kerja sama pendidikan, kebudayaan, silaturahmi rakyat, yang dapat mempererat persahabatan antara dua negara.
Sekjen To Lam dan Presiden Gitanas Nauseda telah membahas beberapa arahan dan langkah besar untuk mendorong hubungan persahabatan tradisional antara Vietnam dan Lituania (Foto: VNA)

Ketika berbagi pandangan tentang masalah-masalah internasional dan regional yang menjadi minat bersama, kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan dukungan satu sama lain di forum-forum multilateral, seperti: Perserikatan Bangsa-Bangsa, Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Eropa (ASEM) dan dalam rangka kerja sama antara ASEAN dan Uni Eropa. Kedua pihak menegaskan mendukung hukum internasional, di antaranya ada Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982, bersamaan dengan itu menekankan pentingnya usaha mempertahankan perdamaian, stabilitas, keamanan, keselamatan dan kebebasan maritim di Laut Timur.