Komitmen ini diumumkan oleh Ketua Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, pada Selasa (30 September), dalam konferensi pers di Brussels, bersama dengan Sekretaris Jenderal Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Mark Rutte.

Ibu Von der Leyen menyebut pos bantuan sebagai “komitmen militer paling konkret” dari Uni Eropa untuk Ukraina, sekaligus menekankan peran kunci negara ini dalam menjaga keamanan seluruh Eropa. Dia menegaskan: “Kita perlu memperkuat bantuan militer untuk Ukraina. Jika kita menganggap Ukraina sebagai garis pertahanan pertama kita, maka sudah saatnya untuk bertindak tegas”.

Menurut Ketua Komisi Eropa, seluruh paket bantuan akan segera dikucurkan, dengan fokus pada penyediaan UAV dan memperluas penggunaan di lapangan.