Dalam pertemuan tersebut, PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa bergabungnya Timor-Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN dalam waktu dekat akan merupakan sebuah peristiwa bersejarah, yang menegaskan posisi, prestise, dan upaya tanpa henti dari Timor-Leste, percaya bahwa Timor-Leste akan bersama negara-negara ASEAN lainnya membangun satu Komunitas yang solid, mandiri, dan berkembang secara berkelanjutan.

PM Pham Minh Chinh menerima Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste. (Foto: VOV)

Berdasarkan pada kerja sama di bidang telekomunikasi melalui proyek investasi bersama yang sukses, yaitu Telemor, PM Pham Minh Chinh berharap bahwa kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua negara akan segera mencapai pertumbuhan terobosan. Beliau juga mengusulkan kedua negara untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang penting lainnya, seperti: keamanan dan pertahanan, telekomunikasi, pendidikan dan pelatihan, energi bersih, teknologi tinggi...; serta secara efektif memanfaatkan tren-tren baru seperti: ekonomi hijau, ekonomi digital, energi bersih, inovasi kreatif, dan kecerdasan buatan.

PM Pham Minh Chinh juga meminta Timor-Leste supaya terus mendukung pendirian bersama ASEAN mengenai masalah Laut Timur dan bersama-sama berupaya mencapai satu Kode Etik Perilaku di Laut Timur (COC) yang benar-benar efektif, substansial, sesuai dengan hukum internasional, turut menjadikan Laut Timur sebagai wilayah laut yang damai, stabil, kooperatif, dan berkembang.

Pada pihaknya, Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Timor-Leste berharap agar Vietnam terus bekerja sama dengan Timor-Leste dalam proses transformasi dan diversifikasi ekonomi, melalui pengembangan pertanian, perikanan, pariwisata, pengolahan makanan, dan lain-lain, menuju ke pembangunan yang berkelanjutan.