Dalam pidatonya di konferensi tersebut, Minister konselor Nguyen Hoang Nguyen, Wakil Kepala Perwakilan Tetap Vietnam untuk PBB, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas situasi kekerasan, dampak bencana alam kemanusiaan serta kesulitan yang dialami masyarakat Myanmar selama bertahun-tahun ini; mengimbau semua pihak terkait untuk menahan diri, menghentikan kekerasan, dan segera menuju gencatan senjata yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Minister konselor Nguyen Hoang Nguyen, Wakil Kepala Perwakilan Tetap Vietnam untuk PBB (Fotto: VOV)

Terkait situasi di Negara Bagian Rakhine, perwakilan Vietnam menekankan perlunya menyelesaikan akar penyebab konflik, menjamin kepulangan yang aman, sukarela, dan berkelanjutan bagi para pengungsi, serta terus memberikan bantuan kemanusiaan kepada kelompok-kelompok rentan.

Minister konselor menegaskan bahwa setiap solusi untuk krisis di Myanmar harus menjunjung tinggi kemerdekaan, kedaulatan, keutuhan wilayah, dan hak penentuan nasib sendiri dari rakyat Myanmar. Dia juga mengapresiasi peran Malaysia sebagai Ketua ASEAN dan Utusan Khusus Ketua ASEAN untuk Myanmar dalam mendorong konsultasi dan dialog, sekaligus menyerukan penguatan koordinasi antara ASEAN dan PBB.

Vietnam sekali lagi menegaskan komitmennya untuk berkontribusi secara aktif pada perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara, sekaligus berupaya membangun kepercayaan dan mendorong dialog antara para pihak terkait di Myanmar.