Ilustrasi (Foto: qdnd.vn) |
Kongkretnya, Vietnam memelopori dunia tentang impor teknologi tinggi dengan prosentase 29,4 persen, sama dengan Hongkong (Tiongkok), sementara itu Malaysia dan Filipina menduduki posisi ketiga dan keempat. Indeks ini menunjukkan bahwa perekonomian sedang banyak bergantung pada impor teknologi tinggi, tapi juga memanifestasikan kemampuan integrasi secara intensif dan ekstensif dengan rantai-rantai pasokan global.
Vietnam juga memelopori dunia (sama dengan Malaysia dan Filipina) tentang ekspor teknologi tinggi dengan prosentase 36,1 persen total nilai perdagangan. Sekarang lebih dari sepertiga nilai ekspor Vietnam berasal dari produk-produk teknologi tinggi seperti elektronik, telekomunikasi, komputer, onderdil dan sebagainya. Angka ini dianggap sebagai fondasi bagi Vietnam untuk menegaskan posisinya dalam rantai pasokan global.
Vietnam juga bersama-sama memelopori ekspor barang kreatif ketika menduduki posisi sama dengan Tiongkok, Republik Ceko, Hongkong (Tiongkok) dan Malaysia. Selain itu, Vietnam memiliki kelompok indeks in-put inovasi kreatif yang naik tiga tingkat dari 53 ke 50 berkat perbaikan di pilar-pilar institusi, keterampilan perkembangan pasar dan perusahaan.

