Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Trump menyatakan keyakinannya bahwa proses perundingan damai di Ukraina sedang berjalan ke arah yang benar dan peluang untuk mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik dinilai semakin realistis. Namun demikian, Trump tidak mengonfirmasi kemungkinan Ukraina dapat memulihkan seluruh wilayah yang telah hilang. Ia juga menilai bahwa Rusia tampaknya sedang berupaya memperpanjang proses negosiasi untuk memperkuat posisinya.

Presiden AS, Donald Trump bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky di Gedung Putih, Washington D.C, AS, 17 Oktober 2025 (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)

Di bidang pertahanan, Presiden Trump menyampaikan bahwa AS akan secara hati-hati mempertimbangkan kemungkinan untuk memasok rudal jelajah Tomahawk ke Ukraina, serta mengungkapkan keinginannya untuk mencari solusi optimal lainnya tanpa harus menggunakan jenis senjata ofensif tersebut.

Menjelang pembicaraan dengan Ukraina, Presiden Trump telah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin dan membahas rencana penyelenggaraan KTT Rusia–AS yang dijadwalkan akan berlangsung di Budapest, Ibu kota Hungaria. Presiden AS menyatakan bahwa Budapest merupakan lokasi yang aman dan netral, serta membuka kemungkinan partisipasi tidak langsung dari Ukraina dalam KTT tersebut.