Tarif ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada surat-surat yang dikirim kepada wakil Uni Eropa dan pemerintah Meksiko pada tgl 12 Juli, dan diunggah di medsos Truth Social.

Dalam suratnya yang dikirim kepada Presiden Komisi Eropa (EC), Ursula von de Leyen, Presiden AS memperingatkan akan meningkatkan tarif apabila Uni Eropa meningkatkan tarif terhadap barang AS atau mengenakan langkah balasan yang lain. Bersamaan itu, pemimpin AS mengimbau Uni Eropa supaya membuka pasar dagang bagi AS dan menghapuskan kebijakan-kebijakan tarif dan nontarif serta rintangan dagang, alih-alih, AS akan mempertimbangkan penyesuaian tarif yang bergantung pada hubungan antara dua pihak.

Sementara itu, dalam surat yang dikirim kepada Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa tarif 30 persen yang dikenakan terhadap Meksiko telah tidak mendapat koordinasi lengkap untuk mencegah faksi-faksi narkotika dan fentanyl yang memasuki AS, seiring dengan itu, inflasi dagang dari kebijakan-kebijakan tarif dan non-tarif serta rintangan dagang dari Meksiko menjadi ancaman besar terhadap perekonomian dan keamanan nasional AS. Tapi, Presiden Donald Trump juga menyatakan akan mempertimbangkan penyesuaian tarif tersebut apabila Meksiko menangani semua kekhawatiran dari AS.

Segera setelah pengumuman Presiden Donald Trump, pada hari yang sama, Presiden EC, Ursula von de Leyen memberitahukan bahwa Uni Eropa masih ingin bekerja sama untuk mencapai satu kesepakatan dagang dengan Washington, tapi, dia juga memperingatkan “akan melaksanakan semua langkah yang perlu untuk membela kepentingan Uni Eropa, termasuk mengenakan langkah-langkah adaptasi yang layak apabila diperlukan”.