Menurut laporan tersebut, Vietnam terus mempertahankan daya tarik yang signifikan bagi investor asing. Tahun lalu, total modal FDI yang terdaftar di Vietnam mencapai sekitar 38,42 miliar dolar AS. Sementara itu, realisasi modal yang dikucurkan mencapai sekitar 27,62 miliar dolar AS, meningkat 9% sekaligus menjadi tingkat pengucuran tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Industri pengolahan dan manufaktur tetap menjadi pilar, dengan nilai lebih dari 21 miliar dolar AS, yang menyumbang sekitar 54,7% dari total modal FDI terdaftar.
Ruang penarikan FDI terus terkonsentrasi di kutub-kutub pertumbuhan besar, seperti Kota Ho Chi Minh, Bac Ninh, Hanoi, Dong Nai, Tay Ninh, dan Hai Phong, tetapi ada tanda-tanda menyebar ke daerah-daerah baru seperti Gia Lai, Phu Tho, dan Ninh Binh. Hal ini menunjukkan bahwa kutub-kutub pertumbuhan tradisional tetap memainkan peran andalan.
Sebaliknya, investasi Vietnam ke luar negeri juga menunjukkan tanda-tanda positif. Tahun lalu, total modal investasi Vietnam ke luar negeri mencapai lebih dari 1,14 miliar dolar AS, yang tersebar di 36 negara dan wilayah.
Dalam laporannya, VAFIE juga memberikan proyeksi tren FDI global dan konteks domestik di masa mendatang. Berdasarkan hal tersebut, VAFIE mengusulkan berbagai rekomendasi kebijakan dan solusi untuk memperbaiki lingkungan investasi dan memenuhi tuntutan untuk menarik FDI generasi baru.
