Penyesuaian ini mencakup mekanisme tarif untuk baja, aluminium, dan tembaga, sekaligus menerapkan tarif hingga 100% pada obat-obatan bermerek impor.

Secara khusus, di sektor logam, AS tetap mempertahankan tarif 50% terhadap baja, aluminium, dan tembaga impor berdasarkan Pasal 232. Namun, metode perhitungan tarif telah disesuaikan agar diterapkan pada harga aktual yang dibayarkan oleh pelanggan AS, bukan pada nilai yang didaftarkan. Langkah ini diambil untuk membatasi praktik manipulasi hargauntuk mengurangi tarif.

Di sektor farmasi, berdasarkan perintah baru tersebut, AS akan mengenakan tarif 100% terhadap obat-obatan bermerek impor yang tidak diproduksi di dalam negeri atau tidak berpartisipasi dalam kesepakatan harga dengan pemerintah. Dunia usaha dapat mengurangi tarif hingga 20% apabila mereka berkomitmen memindahkan produksi kembali ke AS, dan akan dibebaskan tarif sepenuhnya jika mereka melokalisasi produksi dan menandatangani kesepakatan "harga terbaik" dengan Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.