Media Pakistan mengutip pernyataan pemerintah negara ini bahwa penembakan tersebut dimulai dari sisi Afghanistan, dan pasukan keamanan Pakistan segera merespons. Islamabad menyatakan bahwa pasukan keamanannya harus merespons "dengan hati-hati dan bertanggung jawab", dan gencatan senjata "tetap berlaku" tanpa memedulikan pelanggaran oleh negara tetangganya.
Sementara itu, dari Kabul, Juru bicara Pemerintah Taliban, Zabihullah Mujahid, menuduh Pakistan melanggar gencatan senjata dengan melepaskan tembakan dan menembakkan mortir dua kali ke posisi-posisi perbatasan Afghanistan di Distrik Spin Boldak, Provinsi Kandahar. Ia mengatakan bahwa pasukan Afghanistan telah menahan diri dari balasan untuk menghindari jatuhnya korban sipil.
