Panorama rapat tersebut. Foto: congly.vn |
Menurut Wakil Menteri Pertanian dan Lingkungan Nguyen Hoang Hiep, sejak awal tahun hingga kini, Vietnam telah mengalami 20 jenis bencana alam, di antaranya 6 badai yang berdampak langsung terhadap daratan, sehingga menewaskan 238 orang, melukai hampir 400 orang, dan menyebabkan kerugian aset yang diperkirakan lebih dari 35.000 miliar VND (sekitar 1,3 miliar USD). Badai Matmo sendiri telah menyebabkan hujan lebat dan banjir parah di banyak provinsi di Vietnam Utara. Saat ini, Vietnam sedang fokus mengatasi dampak badai Matmo. Namun, sumber daya domestik masih terbatas, sehingga sangat dibutuhkan bantuan komunitas internasional dalam semangat kemanusiaan dan berbagi.
Hadir dalam rapat tersebut, Pauline Tamesis, Koordinator tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa di Vietnam sekaligus Ketua Kemitraan Pengurangan Risiko Bencana Alam; mengimbau para mitra untuk melaksanakan langkah-langkah bantuan dengan cepat dan efektif bagi warga yang terdampak banjir.
Pada akhir rapat tersebut, para peserta sepakat akan mengorganisasikan tim-tim survei untuk menilai kerugian nyata di berbagai daerah dalam beberapa hari mendatang. Hasil ini akan menjadi dasar untuk memobilisasi dan mengalokasi bantuan internasional secara tepat waktu dan efektif guna membantu warga yang terdampak banjir segera mengatasi kesulitan dan menstabilkan kehidupan.

