Para anggota Majelis Nasional (MN) melanjutkan diskusi di kelompok (Foto: quochoi.vn) |
Salah satu isi utama pada tahun 2026 ialah memperkokoh dan meningktakan kualitas kegiatan aparatur pemerintahan daerah, khususnya tingkat kecamatan dan mengannggap ini sebagai faktor kunci untuk memutuskan efektivitasnya semua target sosial-ekonomi. Demikian isi yang dibahas para anggota Majelis Nasional (MN) di kelompok pada Selasa (21 Oktober), dalam rangka Persidangan ke-10, MN angkatan XV.
Banyak anggota MN juga merekomendasikan pemerintah untuk meninjau kembali rangka hukum tersendiri tentang pengelolaan, pemanfaatan aset publik setelah penggabungan dan penataan pemerintahaan daerah dua tingkat untuk menghindari pemborosan
Pada sore hari yang sama, para anggota MN membahas di kelompok tentang laporan pekerjaan masa bakti 2021-2026 dari Presiden dan Pemerintah. Banyak anggota MN menyatakan bahwa semua hasil pengembangan sosial-ekonomi tahun 2025 dan tahapan 2021-2026 telah menciptakan motivasi pengembangan baru untuk tahapan mendatang.
Anggota MN Tran Hoang Ngan, delegasi anggota MN Kota Ho Chi Minh menekankan bahwa PDB Vietnam tahun 2025 diprakirakan meningkat mencapai 8% lebih, menciptakan prasyarat yang mantap bagi Vietnam untuk memasuki tahun 2026 dengan keproaktifan dan harapan baru. Sedangkan untuk mencapai pertumbuhan tinggi pada tahapan 2026-2030, dengan 10% pada tahun 2026 khususnya, anggota MN Phan Duc Hieu dari delegasi anggota MN Provinsi Thai Binh mengatakan bahwa Pemerintah harus melakukan terobosan dalam reformasi institusi, mengatasi hambatan hukum, meningkatkan produktivitas kerja dan mengembangkan peranan sektor swasta. Para anggota MN menegaskan bahwa pertumbuhan PDB dua digit yang ditetapkan Pemerintah menyatakan tekad dan hasrat Vietnam akan kebangkitan yang kuat.

