Menghadapi perkembangan badai Kalmaegi yang rumit, Presiden Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan perluasan semua bentuk bantuan dan kesiapan untuk memberikan bantuan ke daerah-daerah yang terdampak. Kepolisian Nasional Filipina, pada Rabu (5 November), telah memimpin semua unit dan kantor polisi di daerah-daerah terdampak badai untuk memperkuat kegiatan pencarian dan penyelamatan. Selain itu, 9.000 polisi dan lebih dari 300 ambulans telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi, memberikan pertolongan dan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak.

Sementara itu, Angkatan Darat Filipina telah mengerahkan 1.312 prajurit Angkatan Darat dan 34 truk militer ke daerah-daerah yang terdampak paling parah untuk membantu masyarakat setempat serta mendukung badan-badan pemerintah lainnya dalam tugas menghadapi bencana.