Gempa bumi ini memicu badan terkait mengeluarkan peringatan tsunami.

Menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), episentrum gempa terletak di lepas pantai Kotamadya Manay, Provinsi Davao Oriental, Pulau Mindanao, wilayah pemukiman terpadat kedua di Filipina. Phivolcs memperingatkan kemungkinan tsunami dengan ketinggian ombak yang mengancam jiwa, serta mengimbau masyarakat segera mengungsi ke dataran tinggi atau ke daerah pedalaman.

Tak lama setelah gempa terjadi, Indonesia mengeluarkan peringatan tsumani untuk kawasan Sulawesi Utara dan Papua. BMKG Indomesia menyampaikan prakiraan adanya ombak dengan ketinggian 50 sentimeter yang berpotensi mencapai pantai Indonesia dalam beberapa jam ke depan.