Pernyataan tersebut disampaikan pada pertemuan antara Menlu Iran dengan para diplomat internasional di Teheran, Ibukota Iran pada tgl 12 Juli sore.

Dia mengajukan bahwa kesepakatan nuklir baru apa pun juga harus menghormati hak Iran dalam memperkaya uranium demi tujuan-tujuan perdamaian yang ditentukan dalam Traktat NonProliferasi Senjata Nuklir. Menurut itu, Iran akan tidak berpartisipasi pada kesepakatan-kesepakatan yang tidak menjamin hak pengayaan uranium dari Teheran.

Pernyataan tersebut dikeluarkan pada latar belakang pimpinan senior AS dan Israel secara terus-menerus mengancam akan mengadakan kembali aktivitas pengayaan uranium.