Serangan tersebut terjadi di Gaza Selatan, setelah tersangka ditemukan oleh infanteri Israel dan kemudian dilaporkan kepada angkatan udara. IDF menegaskan bahwa tentara Israel tetap mematuhi komitmen gencatan senjata yang dicapai di Gaza dengan Gerakan Hamas, tetapi tidak menjelaskan apakah para militan yang tewas pada siang hari itu adalah anggota Hamas atau bukan.
Selain pertempuran di Gaza, dengan tuduhan terhadap Gerakan Hezbollah yang melanggar gencatan senjata antara Israel dan Lebanon yang berlaku sejak bulan November 2024, tentara Israel, pada hari yang sama, telah melakukan serangan udara yang menyasar pada seorang anggota Hezbollah, Mohammad Ali Hadid, di kotamadya Doueir, Lebanon Selatan.
