PM Pham Minh Chinh. Foto: VOV

Pada acara pembukaan ini, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Pham Minh Chinh menegaskan bahwa, Vietnam menetapkan budaya sebagai kekuatan internal bangsa, serta fondasi spiritual rakyat. Dia menginginkan agar semua negara terus menyambut baik festival budaya dunia tahunan di Vietnam:

Kita tidak hanya harus menjadikan budaya sebagai kekuatan internal, tetapi juga menghimpun kekuatan solidaritas internasional, dan kekuatan dalam mengtasi akibat bencana alam dan perubahan iklim. Karena Perubahan iklim berdampak secara menyeluruh dan global. Oleh karena itu, kita membutuhkan solidaritas internasional, menjunjung tinggi multilateralisme dan saling membantu termasuk melalui budaya.

Acara pembukaan festival tersebut. Foto: VOV
Para tamu internasional peserta acara pembukaan. Foto: VOV

Sementara itu, Kepala Perwakilan UNESCO di Vietnam, Jonathan Baker menyampaikan simpati yang mendalam kepada daerah-daerah di Vietnam yang baru-baru ini terdampak bencana alam. Dia menegaskan bahwa di masa-masa sulit, budaya mengingatkan kita akan asal-usul, keteguhan, dan kemanusiaan. Jonathan Baker menambahkan bahwa "Hari Kebudayaan Dunia Pertama di Hanoi" merupakan kesempatan bagi negara-negara untuk berbagi nilai-nilai tradisional, inovasi dan kreativitas

Program kesenian khusus dengan tema ‘Warna-warni Vietnam - Irama Dunia". Foto: VOV

Setelah acara pembukaan, diselenggarakan program kesenian khusus dengan tema ‘Warna-warni Vietnam - Irama Dunia", dengan partisipasi banyak seniman ternama dari dalam dan luar negeri. Dalam rangka festival tersebut, dari 11 hingga 12 Oktober, berbagai kegiatan pertukaran budaya dan kesenian yang khas akan berlangsung di Benteng Kerajaan Thang Long.