Para utusan peserta kongres tersebut (Foto: nongnghiepmoitruong.vn) |
Dalam masa bakti 2025-2030, asosiasi ini menetapkan 11 tugas utama. Di antaranya memprioritaskan pengembangan anggota, baik tentang kuantitas dan kualitas untuk membangun jaringan anggota yang luas dan terkait erat. Asosiasi ini akan folus melaksanakan semua program bantuan praktis seperti meningkatkan kapasitas produksi, meningkatkan konsumsi internal, membatasi persaingan yang tidak baik. Asosiasi ini menekankan peran melindungi kepentingan sah dari kaum nelayan dan perusahaan, bersamaan itu menggerakkan asosiasi melaksanakan haluan mengurangi kapal penangkapan di pesisir, memindahkan kerajinan secara berkesinambungan.
Tentang pengembangan ekonomi kelautan yang terkait dengan kedaulatan, Asosiasi memacu anggota supaya berpartisipasi pada tim eksploitasi, memasok jasa logistik kerajinan perikanan di laut, meningkatkan efisiensi penangkapan sekaligus turut membela perairan tanah air.
Yang patut diperkatikan, asosiasi ini terus memperhebat penanggulangan eksploitasi IUU, berkoordinasi dengan Cabang Perikanan, pengawasan perikanan dan semua unit terkait untuk mempropaganda, mengawasi dan membantu anggota asosiasi untuk menaati semua ketentuan internasional.
Di bidang pembudidayaan, asosiasi ini mengarahkan pendorongan pola pembudidayaan laut secara industri, menerapkan teknologi tinggi seperti keramba modern, sistem sirkulasi RAS; mendukung untuk membangun area budidaya dengan standar ASC, Global GAP, VietGAP, MSC…..

