Ketika menjawab interviu kalangan pers tentang hasil dan makna kunjungan tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Vietnam, Le Hoai Trung mengatakan bahwa dalam kunjungan ini, Sekjen To Lam dan delegasi Vietnam telah melakukan lebih dari 20 kegiatan penting dan mencapai banyak hasil yang efektif dan substansial.

Sekretaris Jenderal To Lam dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Foto: VOV)

Di antaranya, yang paling menonjol dalam kunjungan ini ialah Vietnam dan Inggris telah sepakat meningkatkan hubungan ke Kemitraan Strategis Komprehensif, tingkat hubungan tertinggi dalam sistem kerangka mitra Vietnam. Dengan penjalinan hubungan Kemitraan Strategis Komprehensif dengan Inggris, Anggota Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), perekonomian terbesar ke-6 di dunia dan salah satu pusat besar dunia mengenai ekonomi, keuangan, perdagangan, sains-teknologi, pendidikan-pelatihan, Vietnam terus melaksanakan secara aktif dan proaktif garis politik luar negeri yang independen, mandiri, demi perdamaian, kerja sama dan pembangunan, teranekaragamkan dan teranekaarahkan dalam hubungan luar negeri.

Menteri Luar Negeri Le Hoai Trung. (Foto: Kementerian Luar Negeri)

Menurut Menlu Le Hoai Trung, dalam konteks situasi internasional yang mengalami perkembangan rumit, Vietnam memiliki kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif dengan semua lima negara Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB, meningkatkan jumlah Kemitraan Strategis Komprehensif menjadi 14 negara, turut memperkokoh hubungan luar negeri yang kondusif bagi tanah air, meningkatkan posisi Partai Komunis Vietnam. Hubungan Vietnam-Inggris membuka hamalan baru dengan kepercayaan politik yang lebih tinggi, menciptakan fondasi kerja sama yang memiliki sifat arahan strategis jangka panjang di semua bidang.