Para utusan berdiskusi pada lokakarya. Foto: VNA

Lokakarya tersebut menyerap partisipasi dari banyak pakar dan sarjana di dalam dan luar negeri, beserta perwakilan sejumlah kementerian, instansi, daerah, lembaga penelitian, dan perwakilan berbagai korps diplomatik di Vietnam.

Pada lokakarya tersebut, para utusan internasional dari Indonesia, Republik Korea, Taiwan (Tiongkok), dan India, telah memberikan pendapat tentang berbagai isu dan praktik dalam penerapan sains dan teknologi di empat bidang, antara lain: perlindungan keanekaragaman hayati laut di luar yurisdiksi; penyeimbangan produksi dan keanekaragaman hayati dalam akuakultur dan konservasi pesisir; pemanfaatan data maritim besar untuk mengelola ruang laut dan mengembangkan ekowisata; dan perlindungan infrastruktur dasar laut.