Foto ilustrasi: VOV |
Data ekonomi yang positif tersebut turut meningkatkan peringkat pasar saham Vietnam, yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap fondasi ekonomi tanah air.
Pers internasional menganggap bahwa laju pertumbuhan pada triwulan ketiga mencerminkan pemulihan ekspor Vietnam yang lebih kuat daripada perkiraan. Motivasi pertumbuhan yang kuat tersebut berkat kombinasi berbagai faktor, termasuk peningkatan investasi asing, pemulihan pariwisata, dan konsumsi domestik yang kuat. Kinerja manufaktur dan ekspor membantu Vietnam mengatasi gejolak moneter dan ketidakpastian global. Rantai pasokan terus beralih ke Vietnam berkat hubungan perdagangan yang erat dengan Amerika Serikat dan aliran modal FDI yang stabil. Dengan prosentase pengangguran yang rendah dan belanja konsumen yang stabil, Vietnam membuktikan bahwa perekonomian-perekonomian baru muncul dapat mempertahankan pertumbuhan bahkan ketika moneter tertekan.
Organisasi Citi Research memperkirakan bahwa pertumbuhan PDB Vietnam akan mencapai di bawah 8% pada tahun 2025, lebih tinggi daripada prakiraan sebelumnya. Motivasi-motivasi utamanya meliputi: melonjaknya permintaan domestik, reformasi infrastruktur dan aparatur administrasi yang jelas; serta efisiensi modal yang membaik.

