Panorama Acara rapat umum Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana dan memperingati Hari ASEAN tentang Manajemen Bencana Alam tahun 2025 (Foto: Phuong Linh/ nongnghiepmoitruong.vn)

Dalam pidatonya di acara tersebut, Wakil Menteri Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam, Nguyen Hoang Hiep, menyatakan keyakinannya bahwa dengan semangat Solidaritas – Inovasi Kreatif – Kepeloporan, negara-negara akan bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih aman, tidak hanya untuk Vietnam saja, tetapi juga untuk seluruh kawasan ASEAN.

Dalam rapat umum tersebut, Panitia juga memberikan penilaian dan evaluasi terhadap rekam jejak penting dari berbagai aktivitas penanggulangan dan pengurangan risiko bencana alam yang dilakukan oleh Mitra Pengurangan Risiko Bencana Alam. Menurut itu, pada tahun 2024, terutama akibat badai Yagi, sebanyak 31 lembaga dan organisasi internasional telah memberikan bantuan kepada Vietnam. Kementerian Pertanian Vietnam telah menerima lebih dari 220 ton barang bantuan kemanusiaan senilai 2,3 juta USD dari berbagai mitra.

Wakil Menteri Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam, Nguyen Hoang Hiep berbicara pada rapat umum tersebut (Foto: Phuong Linh/ nongnghiepmoitruong.vn)

Pada tahun ini, hanya dalam beberapa bulan terakhir, 4 badai berturut-turut telah menyebabkan kerusakan serius di banyak provinsi di Vietnam Utara dan Vietnam Tengah Vietnam. Dengan semangat solidaritas dan saling berbagi, berbagai organisasi internasional, pemerintah, dan mitra terus mendampingi Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam untuk melaksanakan berbagai kegiatan seperti menilai cepat kebutuhan, memberikan komitmen bantuan darurat, memasok bantuan kemanusiaan dan membantu masyarakat segera menstabilkan kehidupan pasca bencana.