Situs peninggalan sejarah Istana Kerajaan Hue teremdam banjir. Foto: VGP |
Menghadapi situasi bencana alam yang kompleks, pada Kamis malam (30 Oktober), Perdana Menteri Vietnam, Pham Minh Chinh menandatangani telegram dinas yang meminta pemerintah daerah untuk fokus mencari dan menyelamatkan para korban hilang, mengobati korban luka-luka secara gratis; serta membantu penyelenggaraan upacara pemakaman bagi yang meninggal dan memberikan dukungan moral kepada keluarga mereka. Secara khusus, Perdana Menteri menekankan perlunya menguasai informasi mengenai kondisi rakyat, mengirimkan pasukan untuk menjangkau seluruh kawasan yang terisolasi akibat banjir dan tanah longsor guna segera menyalurkan pangan, makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya kepada masyarakat. Beliau juga menekankan pentingnya membawa korban luka dan orang sakit ke rumah sakit untuk mendapat perawatan, serta menyiapkan tempat tinggal sementara bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Jangan biarkan rakyat kelaparan, kedinginan, dan kehilangan tempat tinggal.
Telegram dinas tersebut juga meminta semua daerah untuk secara proaktif memobilisasi sumber daya, giat mengatasi dampak hujan dan banjir, serta segera menstabilkan kehidupan rakyat dan memulihkan kegiatan produksi dan bisnis.

