Ilustrasi (Foto: REUTERS/Pascal Rossignol) |
Dalam pidatonya di kantor Meteorologi dan Iklim dari Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) di Jenewa, Sekjen Guterres menyatakan pentingnya ilmu pengetahuan dan data iklim, sebagai dassar pemahaman ancaman perubahan iklim yang mendesak. Ia menekankan bahwa dunia harus menolak segala bentuk misinformasi, pelecehan daring, dan greenwashing yang terkait iklim.
Kepala organisasi multilateral terbesar planet ini juga mengimbau negara-negara untuk menyiapkan rencana aksi iklim yang kuat dam tepat waktu sebelum COP30 yang berlangsung pada November, di Brasil, bersamaan dengan itu mengimbau negara-negara supaya menanggulangi bencana iklim sejak awal, termasuk komitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dalam dekade mendatang.”

