Presiden Vietnam, Luong Cuong dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron (Foto: VOV)

Pernyataan Vietnam-Prancis menunjukkan bahwa di atas dasar hubungan Kemitraan strategis komprehensif yang ditandatangani pada bulan Oktober tahun 2024, sehubungan dengan kunjungan resmi Sekretaris Jenderal (Sekjen) To Lam di Prancis, Vietnam dan Prancis menegaskan kembali keinginan memperdalam lebih lanjut hubungan kemitraan yang tepercaya untuk memperkuat kemerdekaan, kemandirian dan perkembangan dari masing-masing pihak. Kedua negara sepakat meningkatkan efektivitas mekanisme-mekanisme kerja sama dan dialog dengan semangat menghormati Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan semua prinsip organisasi ini, bersamaan itu ingin menjamin stabilitas dan kemakmuran dari ketertiban internasional serta tekad mengeluarkan solusi-solusi ambisius dan bersinergi melakukan koordinasi dalam menghadapi tantangan-tantangan global.

Pernyataan Bersama tersebut juga menekankan bahwa Vietnam dan Prancis mendukung penguatan hubungan antara Vietnam dan Uni Eropa serta hubungan Kemitraan pengembangan ASEAN-Prancis dan hubungan Kemitraan strategis ASEAN-Uni Eropa. Kedua pihak menegaskan kembali komitmen menjaga perdamaian, keamanan dan stabilitas di Laut Timur serta berkomitmen menghormati secara lengkap Konvensi PBB tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS 1982). Kedua pihak juga menyepakati pandangan tentang masalah-masalah internasisonal yang menjadi minat bersama.