Di depan konferensi pers di Ibukota Tokyo, dia menekankan pemerintah minoritasnya akan memprioritaskan kebijakan ekonomi dibandingkan opsi pembubaran Majelis Rendah untuk menyelenggarakan pemilihan umum dini.

Di segi diplomatik, Takaichi ingin bertemu dengan para pemimpin negara lain dalam Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Malaysia pada akhir pekan ini serta Konferensi tingkat tinggi Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada akhir bulan Oktober di Republik Korea. Takaichi baru saja terpilih menjadi PM perempuan pertama dalam sejarah Jepang dan merupakan PM ke-66 sejak Ito Hirobumi dilantik menjadi PM pertama di Jepang pada tahun 1885.