Panorama pertemuan tersebut (Foto: Nhat Bac/VGP)

Pada pertemuan tersebut, Raja Kuwait, Sheikh Meshal Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah menegaskan bahwa Vietnam mempunyai posisi strategis dalam garis politik luar negeri Kuwait. Ia menginginkan agar kedua negara memperluas kerja sama di banyak bidang, serta berkoordinasi dalam masalah-masalah internasional. Raja Kuwait menegaskan bahwa selaku Ketua Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Kuwait sangat memperhatikan penguatan kerja sama antara GCC dengan Vietnam dan ASEAN, menganggap Vietnam sebagai pintu gerbang strategis untuk memperluas kerja sama dengan ASEAN.

PM Pham Minh Chinh meminta kepada Raja Kuwait supaya terus mendukung pengembangan hubungan antara kedua negara, dan merekomendasikan sembilan bidang kerja sama utama pada waktu mendatang. PM Pham Minh Chinh meminta dukungan Raja Kuwait supaya mendukung segera merundingkan dan menandatangani FTA Vietnam-GCC, segera merundingkan Perjanjian penjaminan ketahanan pangan dan semua proyek dukungan pengembangan ekosistem Hahal di Vietnam.

Pada hari yang sama, PM Pham Minh Chinh melakukan kunjungan kehormatan kepada Putra Mahkota Negara Kuwait, Sheikh Sabah Khaled Al-Hamad Al-Sabah, mengunjungi Kompleks Kilang dan Petrokimia, Al-Zour dan melakukan sidang kerja dengan Dana Kuwait demi perkembangan ekonomi Arab.