PM Pham Minh Chinh (kiri) menemui PM Kanada (Foto: VOV) |
Pada pertemuan dengan PM Kamboja, Hun Manet, kedua PM sepakat berupaya menciptakan terobosan dalam kerja sama ekonomi turut membawa nilai perdagangan bilateral mencapai 20 miliar USD. Kedua pihak juga sepakat memperkuat konektivitas daerah menurut arah praktis dan efektif, mendorong konektivitas infrastruktur lalu lintas dan logistik antara kedua negara, mengembangkan koridor dan infrastruktur perdagagangan perbatasan dll.
Ketika menerima PM Kanada, Mark Carney, PM Pham Minh Chinh menginginkan agar Kanada memperkuat kerja sama, membantu Vietnam di sektor penerbangan, energi, pendidikan pakar tekniksi nuklir sipil dan memberikan lagi beasiswa kepada mahasiswa Vietnam. PM Kanada ingin memperkuat lebih lanjut kerja sama dengan Vietnam di sektor energi, eksploitasi mineral, teknik penerbangan.
Kedua PM juga mendiskusikan beberapa langkah untuk menjadikan hubungan ekonomi-perdagangan-investasi sebagai pilar kerja sama penting dari hubungan Vietnam-Kanada, di atas dasar memanfaatkan efektivitas sifat saling membantu antara dua perekonomian dan memanfaatkan keunggulan sebagai anggota Perjanjian Progresif dan Komprehensif untuk Kemitraan Lintas Pasfik (CP TPP).
PM Pham Minh Chinh (kanan) dan Presiden Brasil (Foto: VOV) |
Ketika berdiskusi dengan Presiden Brasil, Lula da Silva, PM Vietnam, Pham Minh Chinh dan Presiden Lula da Silva sepakat mendorong segera mengaktifkan dan menyelesaikan negosiasi mengenai Perjanjian Prioritas Perdagangan (PTA) antara Vietnam dengan MERCOSUR, memperkuat kerja sama pertanian di atas dasar unggulan bersama yang dimiliki kedua negara, khususnya kerja sama produksi dan ekspor kopi. Presiden Lula da Silva memberitahukan bahwa Brasil sedang mempercepat semua prosedur internal untuk segera meratifikasi Status ekonomi pasar di Vietnam.


