Pada pertemuan dengan PM Kamboja, Hun Manet, PM Pham Minh Chinh meminta kepada kedua pihak supaya terus memperkokoh kepercayaan politik, mengembangkan mekanisme-mekanisme kerja sama bilateral, berupaya mencapai nilai perdagangan bilateral sebanyak 20 miliar USD pada waktu mendatang.
PM Pham Minh Chinh dan PM Malaysia, Anwar Ibrahim (Foto: VOV) |
Ketika menerima PM Malaysia, Anwar Ibrahim, PM Pham Minh Chinh menginginkan agar kedua pihak memperkuat kerja sama di bidang Halal, perdagangan beras, kerja sama maritim… Kedua pihak menyepakati langkah-langkah memperkuat kerja sama, di antaranya sepakat mengesahkan Program Aksi penggelaran hubungan Kemitraan strategis yang komprehensif Vietnam-Malaysia tahapan 2025-2030, mendorong kerja sama di bidang pertahanan, energi, pariwisata, silaturahmi rakyat.
PM Pham Minh Chinh dan PM India, Narendra Modi (Foto: VOV) |
Pada pertemuan dengan PM India, Narendra Modi, kedua pemimpin menekankan bahwa dua pihak masih memiliki ranah kerja sama untuk membawa hubungan semakin menjadi intensif, substansial dan efektif.
Di pertemuan dengan PM Armenia, PM Pham Minh Chinh menegaskan Vietnam menghargai dan bersedia memperdalam lebih lanjut hubungan tradisional dengan Armenia.
Dalam pertemuan dengan PM Pham Minh Chinh, Sekjen PBB, Antonio Guterres, mendiskusikan situasi dan semua tantangan multi-dimensi yang dunia hadapi, menyatakan keinginan bahwa semua negara memperkuat kerja sama dalam beradaptasi dengan perubahan iklim.
Ketika berdiskusi dengan Sekjen ASEAN, Kao Kim Hourn, PM Pham Minh Chinh menegaskan bahwa Vietnam akan bersama-sama dengan semua negara menyukseskan Visi Komunitas ASEAN 2045. Kedua pihak sepakat terus memberikan prioritas setinggi-tingginya dalam mempertahankan solidaritas dan kesatuan ASEAN, memperhebat perdagangan dan investasi intrakawasan, terus menggelar dengan efektif semua motivasi pertumbuhan yang baru.


