Panorama KTT tersebut (Foto: VOV)

Dalam konferensi tersebut, PM Pham Minh Chinh meminta kepada ASEAN dan PBB supaya mengefektifkan Rencana Aksi periode 2026-2030 dan merekomendasikan tiga fokus utama kerja sama untuk memperdalam kerja sama antara kedua pihak. Pertama, mendorong multilateralisme secara efektif dan menaati hukum internasional; meminta PBB berbagi pengalaman dan kemampuan dalam diplomasi pencegahan, membantu ASEAN membentuk berbagai mekanisme peringatan dini, mencegah konflik dan mengelola krisis. Kedua, membuat dan membarui sistem manajemen adaptasi dengan zaman baru; mendorong semua motor penggerak pertumbuhan hijau, digital, serta kerja sama kecerdasan buatan, keamanan siber, manajemen data, perdagangan multilateral, menuju ke pembangunan yang terkait, inklusif dan bertanggung jawab. Ketiga, menjamin jaring pengaman sosial secara komprehensif, menganggap manusia sebagai sentral pembangunan, menempatkan pertumbuhan hijau, transformasi yang setara, mempersempit kesenjangan pembangunan dll.