PM Pham Minh Chinh. Foto: baochinhphu.vn

Yang pertama, PM Pham Minh Chinh menekankan bahwa dunia sedang mengalami titik balik sejarah, yang menuntut manusia untuk mengubah pola pikir, cara berpikir dan cara bertindak. Dia menganggap bahwa perlu menempatkan manusia di pusat, sebagai subjek, sumber daya, motivasi, dan target perkembangan. Oleh karena itu, semua kebijakan harus mengarah pada pembangunan manusia.

Kedua, dalam konteks saat ini, PM Pham Minh Chinh mengatakan bahwa perlu menyerukan solidaritas internasional, menjunjung tinggi multilateralisme, dan bekerja sama untuk mendorong pembangunan global.

Akhirnya, dia menegaskan bahwa Vietnam menjalankan kebijakan luar negeri yang independen, mandiri, multilateral, menjadi sahabat dan mitra tepercaya bagi semua negara di dunia, serta merupakan anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab.

UNTACD16 direncanakan berlangsung dari 20 hingga 23 Oktober. Konferensi ini diselenggarakan oleh Swiss dan UNCTAD.