Peningkatan ini mayoritasnya dari arus migran, sekali lagi mengimbangi penurunan populasi alami (jumlah kasus mati terus melebihi jumlah bayi) tahun kemempat terus-menerus.
Jerman, Prancis dan Italia terus menjadi tiga negara yang mempunyai populasi paling banyak di blok ini, menduduki sekitar 50 persen populasi seluruh Uni Eropa. Sementara itu, 19 di antara 27 negara anggotanya mencatat peningkatan populasi pada tahun 2024, 8 negara sisanya terus mengalami tren penurunan. Eurostat menilai bahwa peningkatan populasi baru-baru ini mayoritasnya dari peningkatan jumlah migran yang drastis pasca Covid-19. Sebelumnya, pada puncak pandemi, populasi banyak negara Uni Eropa telah mengalami penurunan akibat angka kematian yang tinggi dan langkah-langkah membatasi mobilitas yang menghambat migrasi.
