Meskipun perang berakhir sudah lama, hampir 200.000 martir yang masih belum ditemukan tulang belulangnya; sekitar 300.000 tulang belulang telah dipindahkan dan dimakamkan di berbagai pemakaman, namun identitasnya masih belum dapat diidentifikasi.
Kolonel Dang Vuong Hung, pendiri organisasi “Hati Prajurit Vietnam”, menandatangani nota kesepahaman dengan Pusat Vietnam dan Arsip Amerika Serikat pada tahun 2023 (Foto: Panitia) |
Dalam konteks ini, “Inisiatif pencarian orang Vietnam yang hilang dalam perang” yang dipimpin oleh Pusat Vietnam dan Arsip Vietnam Sam Johnson (VNCA) dan Institut Perdamaian dan Konflik (IPAC) dari Universitas Teknologi Texas (Texas Tech University), diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pencarian orang hilang. Proyek ini menunjukkan semangat kemanusiaan dan mendorong kerja sama dan rekonsiliasi jangka panjang antara Vietnam dan AS.
Duta Besar AS untuk Vietnam, Marc Knapper, menyerahkan kembali dokumen dan benda kenang-kenangan perang kepada keluarga martir Vietnam pada bulan Oktober 2025. (Foto: Pantia) |
Pada periode 2023 - 2025, para pihak berkoordinasi untuk memperkenalkan ringkasan ratusan arsip “Combined Document Exploitation Center” – Pusat Eksploitasi Dokumen Gabungan (CDEC) di media sosial dan Majalah elektronik “Budaya dan perkembangan”; sekaligus mencari para saksi sejarah guna menyerahkan kembali gambar, tulisan tangan, serta artefak yang telah didigitalisasi kepada lebih dari 40 perwakilan keluarga martir dan veteran perang.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ


