Dalam pertemuan tersebut, Sekjen To Lam menyambut baik berbagai inisiatif dan kegiatan kerja sama yang dilakukan Institut Tony Blair dalam mendukung konsultasi kebijakan, transformasi digital, pengembangan ekonomi hijau, serta peningkatan kapasitas tata kelola di berbagai negara, termasuk Vietnam.
Sekjen To Lam dan Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris, Ketua Institut Tony Blair

Sementara itu, Tony Blair mengapresiasi semua prestasi yang telah dicapai Vietnam selama ini, terutama reformasi besar baru-baru ini dalam penataan dan penyusunan aparatur. Tony Blair menegaskan bahwa Vietnam saat ini merupakan salah satu titik terang di dunia, dan menekankan bahwa Institut Tony Blair siap memperkuat dukungan bagi Vietnam di berbagai bidang unggu; yang dijalankan Institut tersebut, seperti: konsultasi kebijakan dalam pembangunan pusat keuangan, transformasi digital, strategi energi hijau, dan lain-lain.

Pada hari yang sama, Sekjen To Lam melakukan pertemuan dengan Ketua Partai Konservatif Inggris, Kemi Badenoch. Dalam pertemuan tersebut, Ketua Partai Konservatif Inggris, Kemi Badenoch menegaskan bahwa Partai Konservatif menghargai dan mendukung upaya memperkuat hubungan kerja sama di berbagai bidang antara kedua negara, serta hubungan antara rakyat kedua negeri. Ia menegaskan bahwa Partai Konservatif Inggris akan terus mendorong peningkatan hubungan dengan Vietnam di Parlemen, memacu Pemerintah Inggris mempertahankan kebijakan kerja sama yang positif dengan Vietnam, membantu Vietnam dalam meningkatkan kapasitas tata kelola ekonomi, transformasi digital, dan pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi.