Sekjen To Lam di KODAM 4 (Foto: VNA)

Dalam upacara tersebut, Sekretaris Jenderal To Lam menekankan bahwa setelah 80 tahun membangun, berjuang, menang, dan mematangkan diri, generasi demi generasi pemimpin, komandan, perwira, pegawai, prajurit, pekerja, dan angkatan bersenjata KODAM 4 telah mengandikan diri untuk memajukan semangat intelektual seni militer Vietnam, meraih banyak prestasi luar biasa dalam perjuangan pembebasan bangsa serta dalam upaya membangun dan mempertahankan Tanah Air.

Sekretaris Jenderal To Lam meminta KODAM 4 untuk terus memahami sepenuhnya ideologi militer Ho Chi Minh, pedoman militer dan pertahanan Partai, terutama strategi untuk melindungi Tanah Air dalam situasi baru.
"Fokus pada pembangunan angkatan bersenjata KODAM 4 yang revolusioner, elit, dan modern, dengan menjadikan kekuatan politik sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas dan kekuatan tempur secara keseluruhan. Fokus pada inovasi dan peningkatan kualitas pendidikan politik dan pelatihan militer sesuai dengan pedoman dan arahan yang telah ditetapkan. Latihlah keberanian, teknik taktis, kuasai semua jenis senjata dan peralatan di lingkungan, terutama senjata baru dan modern. Berlatihlah di lingkungan pertempuran dengan bentuk-bentuk peperangan baru, miliki solusi untuk mendorong inovasi, transformasi digital yang terkait dengan konkretisasi dan penerapan efektif kriteria pembangunan tentara modern yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan ."
Sekretaris Jenderal mencatat bahwa betapapun modernnya senjata dan peralatan, faktor manusialah yang menentukan. Oleh karena itu, modernitas pertama-tama adalah kader dan prajurit dalam hal pemikiran, tingkat, dan kemampuan menerapkan ilmu pengetahuan untuk menguasai dan memajukan dengan baik.