Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian (Foto: Kemenlu Tiongkok) |
Dalam konferensi pers berkala yang berlangsung pada Senin sore (13 Oktober), Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian mendesak Washington supaya “segera memperbaiki tindakan-tindakan salah” dan mengatasi kecemasan satu sama lain melalui dialog berdasarkan pada “semangat setara, saling meghormati dan saling menguntungkan”:
“Saya ingin menegaskan bahwa belakangan ini, AS terus mengenakan berbagai tindakan pembatasan dan sanksi terhadap Tiongkok, yang secara serius merugikan kepentingan Tiongkok. Tiongkok menentang keras tindakan ini. Jika AS tetap bertindak semaunya, Tiongkok akan dengan tegas mengambil tindakan yang setimpal untuk melindungi hak dan kepentingan sah kami”.
Pada hari yang sama, Menteri Keuangan AS, Scott Bessent menyampaikan bahwa AS akan menunda sementara pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping yang direncanakan akan berlangsung di Republik Korea pada akhir bulan ini guna memberi waktu lebih banyak bagi proses negosiasi.
Pada hari yang sama, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa AS akan menunda sementara rencana pengenaan tarif 100% terhadap barang-barang Tiongkok hingga setelah pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping, yang dijadwalkan berlangsung dic Republik Korea pada akhir bulan ini untuk memberi waktu lebih banyak bagi proses negosiasi.

