PM Pham Minh Chinh. Foto: VOV

Dalam pertemuan ini, para delegasi menyampaikan kesan positif terhadap strategi pembangunan berbasis sains dan teknologi, khususnya dalam pengembangan sektor semikonduktor. Mereka juga mengapresiasi kebijakan pemerintah dalam mendorong pengembangan industri semikonduktor Vietnam. Menyatakan keinginan untuk terus berinvestasi di Vietnam, para delegasi mengusulkan sejumlah usulan untuk mengembangkan ekosistem semikonduktor di Vietnam dan melakukan konektivitas global, dengan tujuan menjadikan Vietnam sebagai pusat semikonduktor di kawasan dan dunia.

Sementara itu, PM Pham Minh Chinh menyampaikan bahwa Vietnam menargetkan untuk menjadi negara mandiri dan berdaya saing di bidang teknologi, terutama teknologi strategis, termasuk industri semikonduktor. Vietnam berupaya memiliki fasilitas manufaktur chip semikonduktor pertama pada tahun 2026; dan paling lambat pada tahun 2027 akan merancang, memproduksi, dan menguji sejumlah chip semikonduktor yang dibutuhkan. PM Pham Minh Chinh menekankan:

Vietnam membutuhkan dukungan dari sahabat internasional untuk berkembang, terutama dalam produksi chip. Pada waktu mendatang, Vietnam harus mampu memproduksi chip secara mandiri agar dapat berkembang secara berkelanjutan. Pengembangan industri semikonduktor yang cepat dan berkelanjutan turut mendorong perekonomian tanah air.

PM Pham Minh Chinh mengatakan bahwa Vietnam akan menciptakan semua syarat yang kondusif dan lancar bagi para pelaku usaha yang berinvestasi dan bekerja sama. Vietnam sedang membangun “Portal satu pintu investasi nasional” sesuai dengan arahan Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, To Lam dan akan menyelesaikannya pada tahun ini.