Pada pembicaraan tersebut, kedua pemimpin menegaskan bahwa kedua negara memiliki banyak potensi kerja sama dalam periode baru, terutama di bidang transformasi ekonomi-energi menuju arah hijau dan berkelanjutan, pengembangan industri teknologi digital, pelatihan sumber daya manusia berkualitas tinggi. PM Inggris, Keir Starmer menyatakan keinginan untuk bersama dengan Vietnam mengembangkan hubungan bilateral komprehensif, terutama dalam kerangka-kerangka Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Inggris (UKVFTA) dan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan TransPasifik (CPTPP).

Sekjen To Lam telah melakukan pembicaraan dengan PM Inggris, Keir Starmer (Foto: VOV)

Kedua pihak sepakat menargetkan nilai perdagangan meningkat dua kali lipat pada waktu mendatang. PM Inggris berharap agar Vietnam mendukung kerja sama perdagangan elektronik, jasa keuangan dalam kerangka CPTPP. Mengenai kerja sama keamanan-pertahanan, kedua pihak sepakat perlu menganekaragamkan bentuk kerja sama, bersama-sama menangani penanggulangan migrasi ilegal dan sepakat memperkuat kerja sama pertahanan khususnya terkait pasukan pemiliharaan perdamaian dan pelatihan.

Setelah pembicaraan tersebut, kedua pemimpin mengeluarkan Pernyataan bersama tentang peningkatan resmi hubungan Vietnam-Inggris ke Kemitraan strategis komprehensif. Isi Pernyataan ini mengapresiasi semua prestasi penting dalam hubungan kedua negara, menegaskan prinsip, menetapkan arahan-arahan besar untuk meningkatkan dan memperkuat kerja sama, mengembangkan hubungan persahabatan tradisional dan Kemitraan strategis Vietnam-Inggris.