Foto ilustrasi: VNA |
Event ini mempertemukan 320 peserta dan 31 pelatih bela diri dari Prancis, Belgia, Belanda, dan banyak negara Eropa lainnya, yang sebagian besar merupakan warga lokal - yang menunjukkan luasnya pengaruh budaya Vietnam di jantung Eropa.
Kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mengenang mendiang Guru Besar Tran Huy Phong, sosok yang memberikan kontribusi besar dalam pengembangan Vovinam di Vietnam dan dunia.
Sejak tahun 1975 hingga kini, Vovinam telah berkembang kuat di Prancis. Dewasa ini, banyak generasi guru bela diri muda terus memperluas dan memperkuat gerakan ini, sehingga Vovinam sebagai salah satu cabang olahraga dan budaya yang populer di Prancis dan Eropa.

