Wakil PM Vietnam, Mai Van Chinh berpidato di depan Konferensi tersebut (Foto: VGP/Giang Thanh)

Pada Konferensi tersebut, Wakil PM Mai van Chinh menegaskan pandangan umum Vietnam yalah menganggap manusia sebagai pusat, maujud, tujuan, sumber daya dan motivasi dari perkembangan. Selama hampir 30 tahun ini, Vietnam telah bersama-sama dengan negara-negara SEAN membangun mekanisme kerjasama, diantaranya, olahraga merupakan bidang yang dekat, praksis, dan punya daya sebar.

“Dengan semangat bersatu, bekerjasama,, berkembangan secara berkelanjutan, Vietnam menginginkan agar Konferensi kali ini tidak hanya berhenti di soal pembahasan pengalaman saja, tapi juga pembahasan tentang semua solusi yang konkret untuk menggelar semua tujuan prioritas tentang pengembangan olahraga dan kesehatan masyarakat yang sudah disebut dalam Visi Komunitas ASEAN 2045.

Konferensi ini akan mengesahkan tiga Pernyataan bersama yaitu: AMMS-8, AMMS+Jepang yang ke- 5 dan AMMS+Tiongkok yang ke-2, dan berbagai Rencana kerjasama konkret dengan Jepang di bidang pendidikan jasmani, olahraga untuk penyandang disabilitas; pembangunan zona olahraga ASEAN dan pengembangan olahraga tradisional dengan Tiongkok