Kampanye yang dipimpin WHO, bekerja sama dengan UNICEF, UNRWA, dan Kementerian Kesehatan Gaza ini akan mencakup vaksinasi massal untuk anak-anak. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan agar gencatan senjata dipertahankan guna menjamin keselamatan kegiatan kemanusiaan. Kampanye ini juga mencakup rekonstruksi 20 fasilitas kesehatan yang rusak, pemulihan layanan kesehatan, dan pembangunan kembali infrastruktur penting.

Sebelumnya, sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menghancurkan sistem kesehatan dan menyebabkan 2,2 juta orang Palestina kehilangan akses terhadap layanan kesehatan. Blokade yang dilakukan Israel dari Maret hingga Oktober tahun ini juga menyebabkan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan terjadinya kelaparan di Gaza dan munculnya wabah polio akibat rusaknya sistem air dan kesehatan.