(VOVworld) – Pulang kembali dari kancah api masa peperangan, para veteran perang Vietnam terus memberikan sumbangan semangat dan bakat untuk membangun kampung halaman dan Tanah Air, memberikan hasil-guna yang praksis dalam kehidupan masyarakat. Diantaranya ialah veteran perang bapak Lam Van Bang di kecamatan Nam Trieu, kabupaten Phu Xuyen, kota Hanoi. Dia tidak hanya dikenal sebagai seorang direktur dari salah satu museum swasta yang pertama di Vietnam, tapi juga adalah orang yang menyampaikan semangat patriotisme kepada generasi muda.
Bapak Le Van Bang memperkenalkan benda-benda kepada anak-anak
(Foto: nhandan.com.vn)
Supaya pekerjaan sosialisasi dan pendidikan menjadi hidup-hidup dan lebih efektif, veteran perang bapk Lam Van Bang bersama dengan para kawan sekesatuannya juga senantiasa mengadakan pameran-pameran dan temu pergaulan dengan semua kantor, badan dan instansi di dalam dan luar kota. Dia juga membentuk tim Seni-Budaya-Sosialisasi, secara permanen melakukan pertunjukan kesenian yang dikombinasikan dengan mendidik teknik hidup. Belakangan ini, dia juga membentuk tim genderang, diantara ada komentar-komentar dengan kata-kata yang terharu dan menggandrungkan perasaan pendengar. Dia mengerahkan partisipasi kaum pemuda berbagai usia di kabupaten. Ini adalah cara sangat efektif, menciptakan lingkungan yang sehat kepada anak-anak. Melalui semua aktivitasnya, veteran perang bapak Lam Van Bang ingin menyebarkan semangat minum air harus ingat akan sumbernya dan saling membantu kepada banyak penduduk, khususnya generasi muda. Veteran perang bapak Lam Van Bang mengatakan: “Dengan hasrat bersekuat tenaga menjaga api tradisi revolusioner ini dan menyampaikannya kepada semua generasi, khususnya generasi muda, selama bertahun-tahun ini, kami telah mengadakan pameran di daerah-daerah pedalaman dan daerah pelosok seperti misalnya sekolah internat etnis minoritas, Institut Ilmu Sosial dan Humaniora. Melalui foto-foto dan benda-benda itu, kami ingin membuat semua orang berhasil melihat pengorbanan besar yang diberikan oleh para pahlawan bangsa dan sumbangan dari seluruh bangsa. Generasi-generasi di kemudian hari harus menghormati dan menjaganya”.
Mencatat aktivitas-aktivitas museum tersebut, Phung Van Thao, Ketua Legiun Veteran Perang kabupaten Phu Xuen memberitahukan: “Museum ini telah menyambut kedatangan banyak rombongan wisatawan domestik dan wisatawan mancaneraga. Selain sosialisasi di museum, Lam Van Bang juga melakukan sosialisasi keliling di sekolahan-sekolahan. Dia juga berkoordinasi dengan legiun veteran perang kabupaten ini untuk mengadakan pertemuan dengan saksi sejarah di museum agar melalui saksi-saksi hidup itu untuk melakukan sosialisasi kepada generasi muda guna meneruskan tradisi generasi pendahulu”.
Pada usia 72 tahun, dengan langkah tertatih-tatih, tapi veteran perang bapak Lam Van Bang masih terus mencari benda untuk memperkaya museum. Ini adalah cara bagi dia untuk menyatakan terimakasih terhadap kawan-kawan sekesatuannya maupun menyampaikan semangat patriotisme kepada generasi muda, orang-orang yang akan meneruskan jalan membangun dan membela Tanah Air./.
