(VOVworld) – Sudah hampir 30 tahun ketika berpisah dengan pulau Truong Sa Dong, satu pulau di kepulauan Truong SA (Spratly), tapi belum pernah veteran perang Tran Van Xuat merasa jauh dari pulau itu. Pulau Truong Sa Dong telah menyimpan masa mudanya disamping kawan-kawan se-kesatuannya. Oleh karena itu, setelah keluar dari tentara selama bertahun-tahun ini, veteran perang Tran Van Xuat memutuskan membangun secara tiruan tonggak kedaulatan Truong Sa Dong di pekarangan keluarganya, melakukan sosialisasi kepada rakyat, para pelajar dan wisatawan tentang kedaulatan laut dan pulau yang suci dari Tanah Air. Ini juga merupakan cara untuk berkonektivitas dengan kawan-kawan yang sudah putus hubungan sudah sejak lama.
Dalam memori veteran perang ini, semua kesulitan pada periode tinggal di pulau Truong Sa Dong sedikit diungkapkan, karena ia hanyalah bagian yang sangat kecil dalam kehidupan yang digembleng oleh prajurit. Kekurangan air tawar sudah diderita, tapi sayur kekurangan juga dan pada saat kawan se-kesatuan terkena sakit parah, tapi tidak bisa dibawa ke daratan untuk diobati. Masa tinggal di pulau Truong Sa Dong juga meninggalkan kenang-kenangan yang tidak bisa kabur bagi dia. Veteran perang Tran Van Xuat ingat kembali bahwa pada satu hari akhir tahun, ketika sedang menyambut kedatangan kapal ke pulau untuk menyampaikan bingkisan Hari Raya Tahun Baru Tradisional Imlek, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang bersosok besar datang dekat dengan dia dan bersimpati tentang kehidupan dan hasrat para prajurit di pulau. Dia menyatakan “Partai Komunis, Pemerintah dan tentara akan tidak pernah melupakan jasa Anda Sekalian” . Tran Van Xuat berpikir bahwa ini adalah kapten kapal, tapi kemudian, kepala pulau ini memberitahukan bahwa itulah Panglima Giap Van Cuong. Tran Van Xuat sangat terharu akan kata-kata yang sederhana dari jenderal itu. Kata-kata itu telah mendampinginya selama waktu di kemudian hari. Ketika keluar dari tentara, citra kawan-kawan se-kesatuan selalu berada dalam hati itu. Justru hal itu telah mendorong dia mencari kembali kawan se-kasatuan. Terhitung dari tahun 2005 hingga sekarang, veteran perang Tran Van Xuat telah berhasil mencari kembali 25 kawan se-kesatuannya. Justru perilaku yang baik dari veteran perang di pulau Truong Sa Dong telah membuat pemuda-pemudi seperti saudari Ho Thi Anh Hao, mahasiswi tahun ke-2 Sekolah Tinggi Arsitektur Da Nang benar-benar terharu. Dia mengatakan: “Saya melihat perasaan antara bapak Tran Van Xuat dengan kawan se-kesatuan sangat terkait. Walaupun putus hubungan dengan kawan se-kesatuan sudah sejak lama, tapi dia tetap melakukan pencarian untuk menemui kembali kawan se-kesatuan dan menciptakan syarat untuk membantu mereka”.
Veteran perang Tran Van Xuat membangun tonggak Truong Sa Dong dalam pekarangan keluarga. Alasan pembangunan tonggak kedaulatan ini, karena dia selalu merasa bangga menjadi seorang veteran perang Truong Sa. Sekarang ini, tonggak kedaulatan Truong Sa Dong ini telah menjadi tempat untuk mendidik tradisi patriotisme kepada kaum pemuda kota Da Nang dan para wisatawan mancanegara ketika mendengarkan kisahnya juga sangat merasa kagum tentang kecintaan Tanah Air dari orang Vietnam.
Dalam sinar mata veteran perang Tran Van Xuat sekarang ini timbul kegembiraan dari orang yang menyaksikan pulau Truong Sa Dong yang sedang menjadi besar dan kuat dari hari ke hari. Pulau Truong Sa Dong selalu berada dalam hati para veteran perang seperti Tran Van Xuat dan dalam hati setiap orang Vietnam./.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
